Menjaga Kitchen Sink Tetap Bersih

4 min read

harga kitchen sink portable

Menjaga kitchen sink tetap bersih merupakan tahapan selanjutnya setelah proses pembangunannya selesai. Kondisi dapur yang sehat tercermin dari seberapa bersih dan baiknya kitchen sink. Untuk itu kami mencoba berbagi beberapa tips dan apa saja yang perlu diperhatikan guna mewujudkan hal tersebut.

Harga kitchen sink desain minimalis

Ternyata cara membersihkan Kitchen Sink yang benar itu mudah sekali, tidak ada yang spesial bahkan menggunakan alat dan bahan yang terjangkau. Yang pasti, tujuannya adalah menjaga dapur Anda terhindar dari potensi datangnya bakteri dan tetap higienis.

Baca juga: Tips Optimalkan Ruang di Dapur Minimalis

Lalu apa saja alat dan bahan yang perlu disiapkan dalam membersihkan kitchen sink, Berikut adalah tips cara membersihkan bak cuci piring sehingga tetap higienis.

Persiapan Alat dan Bahan

  1. Sarung tangan berbahan karet, ini adalah mutlak untuk melindungi tangan kita dari kotoran yang ada juga dari bahan pembersih.
  2. Sikat, berguna untuk membersihkan kotoran.
  3. Air Panas, Untuk membunuh bakteri di dalam bak cuci piring
  4. Pemutih, Untuk menjaga kondisi Kitchen Sink dalam kondisi prima
  5. Baking Soda, Menjaga lapisan bak cuci piring tetap mengkilat
  6. Produk pembersih kaca dengan model botol semprot

Tahapan pengerjaan dalam membersihkannya adalah sebagai berikut, lakukan sesuai urutan langkah demi langkahnya untuk mencapai hasil yang memuaskan. Ingat, kebersihan Kitchen Sink menjadi patokan sebuah dapur layak dinilai sehat atau tidak.

  1. Gunakan sarung tangan berbahan karet yang telah digunakan. Pastikan sarung tangan ini pas di tangan karena fungsi sarung tangan adalah melindungi tangan Anda dari kotoran dan bahan pembersih. Jika sudah berpotensi berlubang karena sudah lama digunakan, ganti dengan yang baru.
  2. Lakukan penutupan lubang pembuangan Kitchen Sink, gunakan knob karet yang biasanya disediakan saat membeli. Lalu tuangkan secara hati-hati dan perlahan air panas yang telah disediakan ke dalam bak Kitchen Sink.
  3. Kemudian tambahkan bahan pemutih sejumlah satu cangkir ke dalam bak yang berisi air panas tersebut. Rendam, biarkan selama kurang lebih satu jam.
  4. Kini kondisi air di dalam Kitchen Sink sudah dingin, lakukan pengurasan dengan membuka penutup bak cuci piring. Habiskan airnya sampai tuntas lalu bilas hingga bersih, pastikan sekali lagi bak cuci piring terbebas dari bahan pemutih yang mungkin masih ada di sela-sela dasar saluran pembuangan air bak cuci piring.
  5. Kemudian taburi baking soda, gunakan sikat yang telah Anda siapkan. Sikat area Kitchen Sink dengan hati-hati dan pastikan semua area telah disikat dengan benar.
  6. Bilas kembali dengan bersih seluruh permukaan, pastikan tidak ada lagi sisa-sisa baking soda ataupun kotoran hasil penyikatan tersebut.
  7. Untuk tetap menjaga kilapnya Kitchen Sink, gunakan produk pembersih kaca. Semprotkan secukupnya ke seluruh area permukaan. Lalu keringkan.

Lakukan prosedur pembersihan ini minimal seminggu sekali. Tetapi jika sering digunakan memasak, maka pastikan setelah memasak kondisi Kitchen Sink selalu bersih dan mengkilap. Tentunya dengan kondisi bak cuci piring yang terjaga dengan bersih dan higienis akan membangkitkan keinginan untuk selalu menggunakan dapur.

Mencegah Rembesan

Salah satu bagian dapur yang penting adalah Kitchen Sink atau jika di bahasa Indonesia kan menjadi bak cuci piring. Bagian ini sangat penting dalam proses pembuatan dapur dan menjadi hal utama yang harus diperhatikan.

Baca juga: 10 Desain Dapur Minimalis Terbaik

Bak cuci piring banyak berhubungan dengan air, maka jika membangun lantai meja dapur, terlebih dengan bahan cor, posisi pipa, sambungan pipa dan penempatannya di antara bahan cor-an dan tertutup dengan keramik menjadi hal yang sangat krusial. Jika tidak baik dalam pengerjaannya, resiko bocor atau rembesan akan besar.

Untuk itu perlu diperhatikan tips berikut ini untuk mencegah rembesan yang mulai dilakukan sebelum pemasangan bak cuci piring tersebut dilaksanakan.

  1. Pastikan ukuran lubang meja dapur sesuai dengan ukuran kitchen sink.
  2. Jika sudah pas posisinya, pastikan sambungan antara sink dan lantai meja dapur benar-benar tertutup
  3. Gunakan semen atau bahan yang direkomendasikan untuk menutup celah antara meja dan sink. Lakukan deteksi dan pengetesan untuk memastikan tidak ada rembesan. Jika dirasa perlu tambahkan semen untuk menambal area yang dideteksi masih ada celah.
  4. Gunakan sealant sebagai pelapis terakhir pada bidang antara sink dan meja dapur. Berikan sealant agak banyak, lalu ratakan.
  5. Lakukan pengetesan kembali, jika sudah tidak ada rembesan pada kitchen sink. Lanjutkan dengan pembangunan area dapur lainnya.
merk kitchen sink yang bagus

Tips mencegah rembesan di atas perlu dilakukan karena jika air rembesan mengenai pinggiran celah antara kitchen sink dan keramik atau marmer akan membuat area sekeliling bak cuci piring mudah mengelupas dan akhirnya koyak.

Hindari pemasangan yang asal jadi sudah menjadi keharusan dari kali pertama dipasang. Karena jika rembes akan berpengaruh terhadap kebersihan dan estetika dapur, yang akhirnya akan berakibat pada tidak optimalnya fungsi bak cuci piring tersebut.

Dampak rembesan baru akan terlihat pada jangka panjang karena akan mengakibatkan karat atau rusting dan bisa menjadi tempat subur tumbuhnya ornganisme berbahaya seperti jentik nyamuk, kuman dan sebagainya. Jadi pastikanlah saat melakukan pemasangan alat keperluan dapur termasuk pemasangan bak cuci dapur benar-benar mengikuti prosedur yang baku dan sesuai dengan kegunaan dan fungsinya.

Pastikan benar-benar terpasang dengan benar, hindari adanya rembesan dan potensi yang bisa mengakibatkan adanya rembesan sejak dini, sejak pembangunan dapur dilakukan.

Jika diperlukan, gunakan jasa tukang yang berpengalaman saat memasang bak cuci piring dan terus memonitor kemajuan proses pekerjaan pemasangannya. Jika anda tidak bisa terus menerus melakukan monitoring, serahkan pada jasa konsultan pembangunan atau renovasi rumah yang cukup banyak bermunculan dan menawarkan harga yang kompetitif, pilih yang cukup bonafid dan berpengalaman.

Bak cuci dapur merupakan titik fokus utama peralatan dapur selain titik fokus lainnya seperti kran air, backsplash, kitchen set dan komposisi pengaturan ruangan dapur apakah menggunakan konsep pulau atau island, atau bentuk pengaturan kitchen triangle. Semoga saja dengan beberapa tips pemasangan bak cuci piring di atas mampu menjadi faktor apa saja yang harus diperhatikan saat memasang bak cuci piring di ruang dapur.

Tips Menjaga Kitchen Sink Tetap Bersih

Kitchen sink telah menjadi bagian penting dan integral dari sebuah dapur. Dalam perencanaan pembuatan ruang dapur, kitchen sink menjadi faktor pertama yang harus diperhatikan terlebih dahulu.

Baca juga: Tips Dekorasi Dapur Minimalis

Demikian pula setelah selesainya pembangunan ruang dapur, menjaga kitchen sink selalu bersih dan siap digunakan menjadi sebuah keharusan, karena menurut penelitian tempat paling kotor di dalam rumah bukanlah toilet melainkan bak cuci piring di dapur.

desain kitchen set minimalis

Menjaganya agar tetap bersih dan higienis tidaklah sulit bahkan bahan dan alatnya pun mudah didapatkan. Jadi tidak ada alasan lagi untuk tetap menjaga kitchen sink selalu bersih agar terbebas dari segala macam bakteri yang bisa membuat Anda dan keluarga Anda terserang penyakit.

Kitchen sink sebagai tempat yang paling kotor di rumah ternyata memang mempunyai kandungan bakteri lebih dari 100.000 per sentimeter persegi termasuk adanya bakteri E.coli, campylobacter dan salmonella.

Bakteri-bakteri ini sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia, dan jumlah bakterinya melebih apa yang ditemukan di toilet duduk. Jadi, terbayang bukan jika tidak dibersihkan secara rutin dan disiplin.

Bakteri ini timbul akibat adanya sisa-sisa makanan di piring-piring kotor, sisa proses pengolahan masakan, proses mencuci buah dan sayuran serta kegiatan lainnya yang dilakukan di kitchen sink.

Lalu bagaimana cara mengurangi bakteri yang ada di kitchen sink?, yang bisa Anda lakukan adalah menjaganya tetap bersih, higienis dan itu bukanlah hal yang sulit.

Dapur yang ideal adalah dapur yang sehat, yang minim bakteri, dan membantu Anda dan keluarga terhindar dari penyakit. Untuk mendapatkan dapur sehat maka lakukanlah tips mudah ini cara menjaga kitchen sink tetap bersih.

1. Bersihkan Setiap Hari

Lakukan secara rutin dan disiplin, gunakan cairan pencuci piring untuk membersih kitchen sink lalu bilas dengan menyiram dengan air hangat. Lalu bersihkan dengan spons bersih, kain atau serbet dan gosok dengan lembut menggunakan campuran air hangat dan sabun. Kemudian bilas bersih dengan air mengalir.

Untuk kain bekas mengelap kitchen sink, segera cuci bersih dan jangan digunakan untuk mengelap countertop dapur Anda. Gunakan kain bersih lainnya.

2. Selalu Pastikan dalam Kondisi Kering

Kitchen sink yang telah dibersihkan, segera dikeringkan dengan serbet atau kain sejenis lainnya. Hal ini sangat berguna agar pertumbuhan bakteri tidak terjadi karena seperti kita tahu, bakteri akan mudah berkembang di area yang basah dan hangat.

Lagipula, kitchen sink yang mengering dengan air yang masih menempel akan mengurangi keindahannya.

3. Keran air harus Bersih

Selain bak cuci piring, yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah bagian keran termasuk leher keran air. Keran air merupakan bagian yang sering disentuh saat mencuci piring, sayuran, buah dan peralatan dapur lainnya.

Jangan lupa untuk membersihkan keran air dengan menggunakan air hangat dan cairan anti bakteri seperti sabun cuci piring. Setelah dibersihkan, lap sampai kering dengan lap bersih. Tentunya hal ini guna menghindari perkembangan bakteri yang sangat suka berkembang di area yang basah dan hangat.

Demikian adalah tips menjaga bak cuci piring tetap bersih dan higienis agar ruang dapur khususnya dan rumah pada umumnya selalu terjaga dalam kondisi sehat, bersih dan higienis. Semoga tips kitchen sink dapur ini bermanfaat bagi kita semua.

3 Replies to “Menjaga Kitchen Sink Tetap Bersih”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *