6 Cara Menata Rumah Kecil agar Terlihat Lebih Luas

3 min read

trik menata interior rumah kecil yang cocok untuk pasangan baru

Setelah sekian banyak artikel membahas tentang dapur, perlu kiranya untuk bergeser sedikit ke topik yang lebih luas yaitu rumah. Hanya saja bukan rumah dengan konsep mewah atau pun rumah yang besar, tetapi rumah kecil nan mungil. Karena akan lebih mengasyikan untuk membahas bagaimana cara menata rumah kecil agar terlihat lebih luas.

Cara Menata interior rumah kecil yang cocok bagi pasangan baru

Idenya pun berawal dari bagaimana menghadirkan dapur mungil tetapi tampak luas. Ide ini bisa dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai hal, yang salah satunya adalah menyeleksi peralatan dapur apa saja yang tidak perlu berada di dapur dengan konsep desain minimalis modern. Juga dengan memainkan perpaduan warna, mengatur posisi area penyimpanan, dan lain-lain.

Kembali ke topik, rumah mungil biasanya dihuni oleh para pasangan baru dikarenakan belum adanya kebutuhan untuk mempunyai tambahan ruang sebagai konsekuensi bertambahnya  anggota keluarga. Hanya saja masih ditemukan kebingungan untuk mendapatkan panduan bagaimana menata interior rumah kecil, alih-alih ruangan tertata dengan benar malah terkesan menjadi gudang sehingga suasana rumah yang tentram dan nyaman tidak diperoleh.

Trik Menata Interior Rumah Kecil

Tapi tidak usah berkecil hati, toh hal ini bisa menjadi batu loncatan atau sebagai tempat praktek untuk lebih mandiri, untuk lebih saling berkolaborasi dengan pasangan. Terlebih bagi mereka yang setelah sekian lama hidup bersama orang tua. Tentunya, rumah mungil memiliki banyak keterbatasan, tetapi inilah uniknya bagaimana menata rumah kecil dengan interior rumah minimalis. Anggap saja artikel ini menjadi panduan awal bagaimana mewujudkannya.

1. Tidak Perlu Sekat

Dinding ruangan yang membagi rumah sebisa mungkin dihindari karena sangat berpotensi membuat ruangan tampak lebih sempit. Gunakan konsep ruang terbuka atau open space yang mana menggabungkan beberapa ruangan menjadi satu. Jikapun harus ada pembatas antar ruangan, gunakan semacam batas imajiner dengan menggunakan interior yang berbeda tiap ruangannya.

Hanya saja dengan menerapkan konsep open space pada rumah kecil akan memaksa penghuni rumah menjaga kerapihan pada setiap area ruangannya, karena jika hal ini tidak dilakukan maka kesan gudang akan segera muncul dan tentu saja akan mereduksi kenyamanan berada di dalam rumah.

Tetapi jika penghuni rumah disiplin dalam menjaga ketertiban setiap ruangan, maka suasana akrab akan cepat terwujud antar sesama anggota keluarga. Apalagi ditambah dengan peraturan untuk meniadakan aktifitas berponsel disaat semua anggota penghuni rumah berkumpul.

2. Tentukan Batas dalam Suatu Area

Jika di trik pertama menata interior rumah kecil mereduksi penggunaan sekat antar ruangan, maka di trik kedua ini kita harus menentukan batas suatu area atau istilahnya adalah membuat zonasi.  Zonasi berfungsi untuk membagi setiap area pada interior rumah kecil mempunyai fungsi tersendiri. Inilah yang sering disebut dengan batas imajiner.

Karena bersifat imajiner, maka penataan batas antar ruangan pada interior rumah kecil sangat bersifat fleksibel, lentur, dan adaptif yang bertujuan agar pergerakan atau mobilitas penghuni rumah tidak terhambat. Sehingga pemilihan perabotan furniture perlu menyesuaikan dengan ruangan yang ada, bahkan jika perlu mengkustomisasi bentuk furniture untuk disesuaikan dengan kondisi ruangan di rumah mungil.

3. Berdayakan Ruang Vertikal sebagai Area Penyimpanan

Setiap rumah pasti membutuhkan ruang penyimpanan, dan seiring waktu ruangan ini akan berkurang kapasitasnya untuk menampung barang yang ada. Hal ini tentu menjadi mimpi buruk bagi rumah kecil nan mungil. Salah satu solusinyanya adalah memanfaatkan ruang vertikal yang ada di rumah sebagai area tambahan sebagai tempat penyimpanan.

Lalu bagaimana cara memanfaatkan ruang vertikal sebagai tempat penyimapanan?, caranya adalah dengan menggunakan rak dinding atau ambalan sebagai storage pada bagian dinding interior rumah kecil. Penggunaan ambalan merupakan trik untuk memberikan kesan ruang yang lebih terbuka lebar dibandingkan jik amenggunakan cabinet tertutup. Jika di rumah kecil Anda terdapat dua sisi dinding yang saling berhadap-hadapan, gunakan area ini semaksimal mungkin sebagai tambahan tempat penyimpanan, gunakan saja rak dinding menyudut.

Hanya saja, berhati-hatilah memanfaatkan area vertikal yang ada, jangan sampai rumah dipenuhi barang. Jika hal ini terjadi, mulai kurangi barang yang tidak terpakai atau mulai berpikir untuk renovasi rumah mungil Anda, atau pindah ke rumah yang lebih besar.

4. Gunakan Sistem Penyimpanan yang Terbuka

Sistem ruang terbuka bisa juga diterapkan pada area penyimpanan pada area dapur. Hal ini dimungkinkan karena selain harganya lebih terjangkau, rak dapur dengan konsep ini memudahkan Anda untuk mengambil barang-barang dengan mudah.

Namun jika menggunakan sistem ini, maka Anda harus disiplin untuk mengatur interior rumah kecil dalam kondisi rapi. Dan selalu menata konsumsi serta penyimpanan pada interior rumah kecil yang Anda miliki. Lakukan seleksi dengan menyimpan barang-barang yang paling Anda sering gunakan agar kapasitas area penyimpanan selalu terjaga.

5. Gunakan Cermin sebagai Trik Mendapatkan Kesan Luas

Menghadirkan kesan luas pada interior rumah kecil juga bisa dilakukan dengan menggunakan cermin. Hanya saja penempatannya harus pas dan tepat, karena jika penempatannya salah yang terjadi malah kesan sebaliknya.

Penempatan cermin yang tepat adalah dengan menempatkannya di area strategis interior rumah minimalis, biasanya area ini kaya akan pantulan sumber cahaya. Coba pasang di bagian atas sofa tetapi jangan terlalu tinggi agar titik focal cermin menjadi daya tarik tersendiri di interior rumah kecil Anda.

6. Kesan Luas dengan Nuansa Terang

Untuk mendapatkan kesan luas di rumah kecil adalah dengan menggunakan perpaduan warna dan bayangan pada interior rumah kecil Anda. Hal ini dikarenakan luas rumah yang mungil tidak memungkinkan Anda untuk berekspresi dengan memasang banyak-banyak dekorasi untuk interior rumah kecil. Warna netral dan alami mampu menghadirkan kesan lapang sekaligus terang, dan jangan lupa pilih juga perpaduan warna yang menciptakan kesan ringan ke dalam interior rumah mungil Anda.

Suasana terang dalam interior rumah kecil dihadirkan dengan penggunaan lampu. Gunakan lampu berteknologi LED untuk menghemat biaya listrik Anda, dan pilih lampu dengan kapasitas yang tepat.

Kesimpulan

Rumah kecil perlu ditata interiornya agar kesan luas muncul di benak para penghuni rumah. Hal ini sangat penting guna menjadi oase bagi semua penghuni rumah, semoga saja dengan mengikuti panduan bagaimana cara menata rumah kecil agar tampak luas di atas, mampu menghilangkan kesan interior rumah kecil yang terasa sesak dan pengap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *