Inilah 7 Tips Dapur Sehat yang Harus Anda Ketahui

Tips Dapur Sehat –┬áKondisi dapur yang ideal ternyata belum memastikan output dari dapur tersebut sehat. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor yang mempengaruhi-nya, meskipun demikian apa yang tersaji dari dapur sangat berpengaruh besar terhadap kondisi kesehatan anggota keluarga. Untuk itu perlu dicermati tips dapur sehat berikut ini yang diharapkan mampu membantu kita semua untuk mewujudkan dapur sehat di rumah.
Tips dapur sehat ini banyak ditujukan kepada ibu yang sibuk bekerja di luar guna membantu suami mencari nafkah sehingga tugas domestik di dapur keluarga banyak dibebankan kepada asisten rumah tangga. Namun tips dapur sehat ini juga bisa digunakan untuk para ibu yang full time di rumah, karena tips sehat ala dapur ideal di bawah berdasarkan pada kebiasaan penting di seputar dapur keluarga. Ini perlu diperhatikan dan di ricek kembali untuk memastikan apakah hal-hal di seputar kegiatan dapur keluarga sudah sesuai dengan kaidah dapur sehat.
7 Cara Mendapatkan Tips Dapur Sehat

7 Tips Dapur Sehat

Tips 1: Dilarang Menghangatkan makanan berkali-kali
Biasakan untuk memasak sayur secukupnya, disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga. Sayur harus dihabiskan dalam sehari. Jika terpaksa harus menghangatkan sayur maka hindari untuk menghangatkannya berkali-kali terutama sayuran bersantan. Proses menghangatkan sayur yang berulang akan mengikis zat gizi yang ada di dalamnya. Hal ini tentunya tidak baik bagi kesehatan tubuh.
Saat menghangatkan sayur, hindari penggunaan tempat makanan berbahan plastik karena proses pemanasan akan mempengaruhi bahan plastik yang berakibat menjadi pencetus timbulnya gangguan kesehatan terutama kanker, karsinogen.

Selalu utamakan bahan alami untuk membungkus atau mengukus bahan makanan. Contoh praktisnya adalah penggunaan daun pisang saat memasak lontong yang lebih sehat dibandingkan dengan menggunakan plastik, pepes ikan juga akan lebih nikmat dan sehat bila saat memasaknya menggunakan daun pisang.

Tips 2: Hindari Penggunaan Minyak Goreng Berulang
Dalam keseharian kegiatan memasak di dapur sering dijumpai penggunaan minyak goreng yang berulang-ulang. Hal ini dikarenakan dengan tujuan berhemat, meskipun hal ini sangat beresiko untuk kesehatan tubuh. Penggunaan minyak goreng yang berulang akan membuat minyak tersebut menjadi coklat yang dapat meningkatkan resiko terkena kanker dan kolesterol. Penampungan minyak goreng yang kurang tepat dan higienes juga akan mengundang spora jamur, yang akan berpengaruh pada bahan makanan lain yang ada di dapur.

Untuk itu hindari penggunaan minyak goreng secara berulang, jika terpaksa cukup 3 kali menggunakan minyak goreng yang sama kemudian ganti dengan minyak goreng yang baru.

Tips 4: Lemari Es Harus Bersih
Lemari Es kini menjadi standar perabotan dapur yang harus ada di ruang dapur ideal. Biasakan untuk membersihkan lemari es secara teratur dan biasakan mencuci sayur mayur dan buah sebelum di simpan di lemari es. Bungkus dengan rapi.

Jika menyimpan telur, jangan terlalu lama. Bijaklah saat membeli telur untuk jangka waktu berapa lama dan pastikan telur selalu dalam kondisi baik karena jika telur rusak seperti retak akan memicu berkembangnya bakteri yang akan mempengaruhi bahan makanan lainnya.

Juga selalu disiplin memeriksa bahan makanan di lemari es, sering dijumpai bahan makanan yang terlalu disimpan di lemari es bahkan terlupakan. Jika sudah tidak layak untuk dikonsumsi atau sudah lewat dari masa berlakunya sebaiknya segera dibuang untuk menghindari menjadi tempat berkembangnya jamur dan bakteri atau kuman penyakit.

Tips 5: Kembali Ke Bahan Alami
Menyajikan makanan ke anggota keluarga haruslah yang terbaik dan salah satunya adalah dengan sedapat mungkin menghindari penggunaan zat pewarna kimia pada makanan. Gunakan bahan alami sebagai pewarna makanan seperti daun pandan untuk memberi warna hijau pada puding atau agar agar. Kulit bawang merah untuk memberi warna telur rebus , atau gunakan daun jati. Kunyit untuk memberi warna kuning pada nasi dan sebagainya.

Selain menggunakan bahan alami sebagai pewarna makanan, juga bisa diaplikasikan ke bumbu, hindari sedapat mungkin bumbu instan atau penguat rasa semacam MSG ke makanan yang akan disajikan ke anggota keluarga. Bumbu alami adalah pilihan tepat untuk memastikan makanan sehat sebagai hidangan utama bagi keluarga.

Tips 6: Kebersihan Alat Memasak
Salah satu unsur penting dalam tips dapur sehat adalah selalu memastikan kebersihan alat memasak yang digunakan. Jika ingin memotong buah, sayur, atau daging pergunakanlah beberapa talenan terpisah untuk memastikan tidak tercampurnya bahan makanan tersebut di atas. Namun jika talenan hanya satu saja, maka sebelum digunakan untuk memotong bahan makanan lain, harus dibersihkan dengan cara menyiraminya dengan air panas terlebih dahulu.

Tempat penyimpanan bahan makanan yang sudah dimasak harus dipastikan bersih dari lalat dan debu, jika perlu gunakan alat pengusir serangga elektronik yang banyak dijual umum. Tempat penyimpanan alat makan juga harus bersih dan pastikan saat mencuci alat makan dibilas terakhir kali dengan air panas.

Tips 7: Tips Dapur Ideal nan Sehat
Dapur ideal tentunya memiliki kriteria dapur sehat, namun acapkali terlupakan untuk menyediakan keranjang sampah dan tempat mencuci tangan atau wastafel. Untuk itu pastikan kedua hal tersebut selalu ada di ruang dapur guna memastikan dapur sehat. Juga jangan lupa untuk memastikan sirkulasi udara yang baik untuk menghindari udara yang bercampur di ruangan dapur.

Semoga dengan ketujuh tips dapur sehat di atas dapat menjadi pegangan saat menyajikan makanan bagi semua anggota keluarga. Jika asisten rumah tangga yang mengambil alih kegiatan di dapur, gunakan tips tersebut sebagai pegangan saat bekerja. Semoga bermanfaat.

Inilah 7 Tips Dapur Sehat yang Harus Anda Ketahui |Ais |4.5 | dibaca 1,813 kali