Cara Mudah Merawat Material Berbahan Kayu di Dapur

dapurideal.com – Memiliki dapur ideal membutuhkan usaha yang berkesinambungan untuk menjaga dan merawatnya terlebih dengan berbagai material yang digunakan saat membuat dapur ideal kali pertama. Sehingga diperlukan pengetahuan untuk merawat material tersebut. Dan kini, penulis mencoba untuk memberikan sedikit tips sederhana cara mudah merawat material berbahan kayu di dapur.

Kayu merupakan material yang sering digunakan di dapur karena memiliki penampilan yang alami dan memberikan suasanan hangat. Bahkan bisa dikatakan cabinet dapur dan kitchen set pasti terbuat dari material kayu meskipun tidak dipungkiri banyak juga pemilik dapur yang bereksperimen menggunakan material ini sebagai table top yang membutuhkan perawatan tersendiri untuk menghindari material kayu mudah rusak karena sering terkena air dan noda. Perawatan table top dari material kayu tentunya lebih sukar dibandingkan jika menggunakan material dapur berbahan keramik.

Tips membersihkan dapur harian

Namun hal ini tidak menyurutkan pemilik dapur untuk menggunakan kayu sebagai table top, dan dengan sedikit meluangkan waktu, tenaga dan biaya untuk merawatnya maka kondisi dan syarat dapur ideal akan tetap terjaga. Untuk itu perawatan adalah kata kunci untuk memastikan material berbahan kayu di dapur tetap terjaga dengan baik dan selalu tampak cerah meskipun sering terkena noda minyak, makanan dan debu. Untuk itu temukan tips cara merawat material kayu di dapur.

Cara Merawat Material Kayu di Dapur

  1. Gunakan Sabun, Soda Kue dan Cuka

Table top berbahan kayu harus selalu dibersihkan setiap habis memasak. Hal ini adalah sangat penting sekali untuk menghindari bahan kayu mengalami pelapukan ketika air mengenai table top dan menghindari tampilan kusam akibat penumpukan noda minyak dan makanan, karena jika terlalu lama terkena noda tersebut maka material kayu akan menyerapnya sehingga akan terjadi proses kimia yang bisa menyebabkan tampilan table top menjadi kusam dan jika dibiarkan terlalu lama bisa menjadi tempat tumbuhnya jamur.

Untuk membersihkan noda minyak, cukup dengan menggunakan larutan sabun yang ringan seperti sabun cuci piring dan sedikit air. Dan jika nodanya membandel maka gunakan campuran cuka putih dan air dengan takaran 1:1 dimana segelas cuka putih dilarutkan kedalam segelas air. Larutan ini cukup aman untuk material kayu dan juga pernis karena tidak akan membuat kayu melengkung dan pernis tidak terlepas. Selain larutan cuka putih, noda membandel bisa juga dibersihkan dengan baking soda dan air yang menjaga pernis tidak luntur.

Sebagai catatan saat menggunakan kedua larutan di atas, gunakan kain lembut untuk menghindari material kayu dapur tergores, juga siapkan lap kering untuk membersihkan sisa-sisa cairan pembersih dan mengeringkan kayu.

Bahan material kayu sangat rentan dengan bahan pembersih yang keras karena bisa merubah warna kayu menjadi kusam. Bersihkan semua material kayu yang ada di dapur seperti lemari dan rak-rak dapur, jangan hanya terfokus kepada table top saja. Hal ini perlu untuk menghindari kerja dua kali untuk merawat material kayu di dapur. Dan hindari menekan terlalu keras untuk menjaga pernis tidak terkelupas atau terkikis.

  1. Penjadwalan Memelitur

Proses perawatan seperti di langkah 1 di atas tidak menghindarkan pernis selalu dalam kondisi semula karena adanya akibat dari proses berulang pembersihan dari noda minyak, makanan dan air. Untuk itu guna menjaga tampilan material kayu di dapur kembali cerah seperti semua perlu dijadwalkan pemlituran kembali. Cukup dengan melakukannya setiap 6 bulan sekali atau paling lambat setahun sekali. Hal ini sangat perlu dilakukan guna menjaga keindahan dan kecerahan material kayu di dapur untuk mempertahankan kondisi dapur yang ideal.

  1. Isi Kabinet Dapur Bersih

Kabinet atau lemari di dapur merupakan komponen utama dapur ideal yang biasanya bermaterial kayu dan digunakan sebagai area penyimpanan. Hal ini terkadang terlewatkan dimana alat memasak disimpan begitu saja tanpa dibersihkan terlebih dahulu. Kondisi seperti ini tentunya akan mempercepat material kayu menjadi rusak dan lapuk. Untuk itu selalu usahakan saat menyimpan peralatan memasak ke cabinet di dapur dalam kondisi bersih dan kering dan tertata dengan baik.

Jika digunakan menaruh bahan bumbu masak, gunakan toples kaca sebelum dimasukkan ke lemari dapur. Sedangkan untuk bahan masakan, jangan disimpan terlalu lama karena bisa mengakibatkan pembusukan dan tentunya mengundang serangga atau tikus.

Selalu disiplinkan diri untuk melalukan pemilahan dan pemilihan peralatan masak yang sudah tidak digunakan untuk dikeluarkan dalam lemari dapur atau di area dapur demikian juga untuk bumbu dan baham masakan.

Dengan menjaga kondisi lemari atau kabinet dapur selalu bersih dan tertata dengan baik tentunya akan menjaga kondisi dapur selalu nyaman dan sehat.

  1. Alas Lemari Harus digunakan

Hal ini biasanya terlupakan dan dianggap sepele padahal sangat penting yaitu untuk melapisi alas lemari dapur dengan bahan karet. Hal ini berguna untuk mencegah benda-benda yang tersimpan seperti peralatan memasak, bumbu masak dan bahan masakan untuk tidak mengenai secara langsung kayu di bagian dasar lemari. Bahan alas lemari yang terbuat dari bahan karet juga berguna agar mudah dibersihkan.

Memelihara kondisi dapur dalam kondisi yang ideal membutuhkan konsistensi dan ketekunan dalam merawatnya. Hal ini sangat diperlukan guna menghindari pembuatan ulang dapur dikarenakan bahan material yang digunakan sudah lapuk, tidak sehat karena penumpukan kotoran selama digunakan memasak yang tentunya akan membutuhkan dana tidak sedikit dan juga akan merepotkan penghuni rumah karena harus berkompromi dengan proses pembangunan ulang dapur.

Cara Mudah Merawat Material Berbahan Kayu di Dapur |Ais |4.5 | dibaca 1,140 kali