5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memasang Cooker Hood

Cooker hood cerobong

Memasang Cooker Hood – Salah satu kunci mewujudkan sebuah dapur yang ideal adalah ventilasi udara, yang berguna untuk mewujudkan kondisi dapur selalu bersih, tidak pengap dan tidak adanya kepulan asap serta aroma masakan yang terjebak di dalam ruangan dapur. Dengan kondisi dapur yang terhindar dari ha-hal tersebut maka dapur akan terhindar sebagai pencetus pengganggu kesehatan. Namun ventilasi udara terkadang terkendala dengan posisi ruangan dapur sehingga tidak memungkinkan adanya pembuatan lubang udara sebagai saluran ventilasi dan mau tidak mau perlu adanya solusi lain yaitu dengan menggunakan cooker hood.

Cooker hood berfungsi untuk menghisap asap dan bau tak sedap yang dihasilkan saat proses memasak di ruangan dapur. Asap serta bau tak sedap akan dihisap untuk dikeluarkan ke ruang luar menggunakan cerobong asap yang menyatu dengan cooker hood. Namun dalam prakteknya sering dijumpai pemasangan cooker hood yang jauh dari sempurna sehingga setelah beberapa lama digunakan proses menghisap asap dan bau tidak sedap terganggu dan akibatnya ruangan dapur beresiko menjadi pencetus penggangu kesehatan. Untuk itu perlu diperhatikan beberapa hal yang harus dilakukan saat memasang cooker hood agar berfungsi dengan baik dan tahan lama.

Jenis dan Bentuk Cooker Hood

Sebelum memasang cooker hood, kita perlu tahu bentuk dan jenis cooker hood sebagai referensi untuk mengetahui jenis dan bentuk cooker hood yang mana yang cocok dengan ruangan dapur. Pengetahuan ini perlu diketahui karena akan mempengaruhi proses pemasangan di ruang sehingga kondisi dapur yang ideal akan tetap terjaga.

Jenis dan bentuk cooker hood yang pertama yaitu menyerupai cerobong yang sangat cocok jika kita menggunakan desain ruang dapur berbentuk meja island. Cooker hood berbentuk cerobong ini juga disebut model Chimney yang langsung digantung pada plafon. Jenis kedua dan ketiga yaitu Slim Hood dan Built-in hood yang banyak digunakan untuk ruang dapur yang tidak terlalu besar, sehingga penggunaan cooker hood jenis slim dan built-in akan mampu menghemat tempat.

Tips Memasang Cooker Hood

Setelah kita tahu jenis cooker hood yang cocok untuk ruangan dapur di rumah, berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan saat memasang cooker hood di dapur. Tidak banyak poin-pointnya tetapi cukup penting untuk memastikan cooker hood terpasang dengan baik.

  1. Sesuai dengan Ukuran Kompor, Cooker hood berguna untuk menghisap asap dan bau tidak sedap di ruangan dapur yang terjadi saat proses memasak. Untuk itu dibutuhkan cooker hood yang berukuran lebih besar dari kompor yang digunakan. Hal ini sangat perlu untuk mengoptimalkan kerja cooker hood sehingga asap dan bau tidak sedap saat proses memasak akan langsung terbuang keluar tanpa perlu berada di ruangan dapur. Ukuran kompor yang ada di pasaran rata-rata berukuran sekitar 70cm, sedangkan jika menggunakan kompor dengan gas portable seperti ukuran gas 3kg dan 12 kg mempunya ukuran yang lebih bervariasi dimulai dari ukuran 30cm, 60cm, 70cm, dan 90cm. Melihat kondisi seperti ini, maka putuskan terlebih dahulu kompor berukuran berapa yang akan digunakan di dapur sebelum memutuskan ukuran cooker hood yang akan digunakan.
  1. Jarak Cooker Hood dengan Kompor, Hal ini sangat perlu diperhatikan karena diperlukan jarak yang ideal untuk menghasilkan daya hisap maksimal tanpa mempengaruhi kegiatan memasak. Jarak ideal antara cooker hood dengan kompor berkisar 60cm hingga 90cm, dimana untuk kompor listrik idealnya berjarak 60cm sedangkan kompor gas tidak kurang dari 70cm.
  1. Kondisi Dinding dan Plafon harus Kuat, Cooker hood bermodel cerobong atau Chimney terpasang di plafon sedangkan jenis kedua dan ketiga yaitu Slim hood dan built-in hood terpasang di dinding. Untuk itu perlu diperhatikan kondisi dinding dan plafon dimana cooker hood akan terpasang. Pastikan cukup kuat untuk menahan berat cooker hood dalam jangka waktu yang lama. Jika perlu gunakan dynabolt untuk dinding dan rangka besi siku atau besi hollow yang terhubung ke balok beton untuk pemasangan cooker hood di plafon.
  1. Perawatan Cooker Hood, tidak kalah penting adalah perawatan cooker hood setelah terpasang dengan baik di dinding atau plafon. Asap yang terhisap dapat meninggalkan noda dan akhirnya menyumbat cerobong hisap. Untuk itu diperlukan jadwal pemeliharaan berkala untuk memastikan bagian luar dan filter cooker hood selalu bersih. Gunakan lap basah untuk membersihkan noda di bagian luar cooker hood, sedangkan filter perlu direndam dengan air hangat yang sudah dicampur dengan sabun pencuci piring lalu disikat untuk membersihkannya. Keringkan filter lalu dipasang kembali.

Sebagai tips tambahan untuk merawat cooker hood, jangan mnyalakan api kompor tanpa peralatan masak di atas tungku karena bisa berakibat rusak atau melelhnya komponen yang ada di dalam cooker hood terlebih jika api yang muncul dari kompor sangat besar. Dan sekali lagi, rutinlah melakukan perawatan cooker hood untuk memastikan cooker hood awet dan siap digunakan kapan saja.

5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memasang Cooker Hood |Ais |4.5 |